Apakah Anda Buta Warna?

Ikuti tes
Apakah Anda Buta Warna?
15 September 2026

Dalam kehidupan manusia, bukan hanya fungsi penglihatan yang berperan penting, tetapi juga kemampuan mengenali warna, yaitu kemampuan untuk membedakan berbagai warna. Dalam beberapa kasus, kemampuan melihat warna dapat terganggu. Buta warna adalah kondisi penglihatan yang ditandai dengan gangguan persepsi warna atau ketidakmampuan melihat warna sama sekali. Buta warna pertama kali dijelaskan oleh John Dalton pada abad ke-18. Ia tidak dapat melihat warna merah dan baru menyadarinya ketika berusia hampir 26 tahun.

Untungnya, kondisi ini kurang tepat jika disebut sebagai penyakit. Orang dengan buta warna biasanya tidak merasakan adanya gangguan dan tidak memiliki keluhan. Kondisi ini lebih tepat disebut sebagai kekhasan penglihatan dan relatif jarang ditemukan: sekitar 8% pada pria dan 0,5% pada wanita. Meski demikian, orang dengan buta warna dapat mengalami beberapa kesulitan. Misalnya, pilihan profesi mereka mungkin terbatas. Persyaratan untuk mengemudikan kendaraan atau bekerja sebagai pilot dan pelaut dapat membatasi orang dengan gangguan penglihatan warna. Tes buta warna juga dapat diwajibkan dalam pemeriksaan kesehatan untuk profesi atau institusi tertentu.

Penyebab Gangguan

Retina mata manusia memiliki reseptor peka cahaya yang disebut sel kerucut. Sel ini berfungsi untuk membedakan warna. Ketiadaan atau gangguan pada satu atau beberapa jenis sel kerucut dapat menyebabkan gangguan persepsi warna yang bisa diketahui melalui tes buta warna.

Gangguan ini dapat bersifat bawaan dan diwariskan dari ibu kepada anak, atau muncul kemudian. Buta warna yang muncul kemudian sangat jarang terjadi dan dapat disebabkan oleh cedera pada retina atau saraf yang berperan dalam fungsi penglihatan serta kekeruhan lensa mata. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu.

Jenis Persepsi Warna

Penglihatan warna normal adalah kemampuan untuk membedakan tiga warna utama: hijau, merah, dan ungu. Kondisi ini disebut trikromasi, sedangkan orang dengan penglihatan warna normal disebut trikromat. Kemampuan melihat dua dari tiga warna disebut dikromasi. Ketidakmampuan melihat pigmen merah disebut protanopia, pigmen hijau disebut deuteranopia, dan pigmen biru disebut tritanopia. Jika seseorang hanya dapat melihat satu spektrum dari seluruh rentang warna, kondisi tersebut disebut monokromasi atau akromasi.

Tabel polikromatik E.B. Rabkin adalah gambar tes khusus untuk mendeteksi buta warna. Tabel ini membantu mengetahui apakah seseorang benar-benar mengalami gangguan persepsi warna atau hanya berpura-pura mengalaminya. Sebaliknya, tabel ini juga dapat memastikan bahwa penglihatan warna seseorang normal dan mampu mengenali seluruh rentang warna dengan tepat. Selain itu, susunan tabel dapat membantu mengetahui apakah gangguan tersebut bersifat bawaan atau muncul kemudian.

Tabel tersebut berisi gambar tertentu yang tersusun dari lingkaran berwarna dan membentuk berbagai pola. Tabel ditampilkan dalam urutan yang ketat, masing-masing selama 5 detik. Seorang trikromat dapat mengenali semua gambar dan pola, sedangkan orang dengan buta warna kesulitan membedakan rona dan mungkin hanya melihat gambar yang kabur. Setiap jenis buta warna juga membuat seseorang melihat pola yang berbeda. Pemeriksaan penglihatan warna pada anak dilakukan dengan cara yang sedikit berbeda, misalnya menggunakan benang sulam atau kepingan mosaik, lalu meminta anak mengelompokkannya berdasarkan warna.

Aturan Mengerjakan Tes Buta Warna Daring

  • Pencahayaan layar harus normal. Pastikan sinar matahari atau pantulan cahaya lampu tidak mengenai layar.
  • Layar harus sejajar dengan mata dan berada pada jarak yang nyaman, tetapi tidak kurang dari 1 meter.
  • Anda perlu bersikap santai dan tidak panik memikirkan kemungkinan hasilnya.
  • Jangan melihat setiap gambar lebih dari 5 detik.
  • Jika tes menunjukkan adanya kelainan, Anda tidak perlu khawatir. Pencahayaan mungkin kurang memadai atau Anda mungkin menjawab terlalu cepat. Beristirahatlah sejenak, lalu Anda dapat mengulangi tes.

Kerjakan Tes Buta Warna

Tentu saja, mengerjakan tes ini di rumah jauh lebih mudah daripada menjalani pemeriksaan dokter. Namun, jika hasil tes tidak sesuai harapan atau Anda mengkhawatirkan kondisi penglihatan Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.

Anda dapat memeriksa kemampuan mengenali warna sekarang juga dengan mengerjakan tes buta warna di situs kami.

Ikuti tes
logo