Francis Bacon
Francis Bacon (Bacon, 1561–1626) adalah filsuf Inggris yang memberikan sumbangsih besar terhadap pengembangan metodologi pengetahuan empiris dan metode ilmiah. Salah satu konsep pentingnya adalah “berhala pikiran” (Idols of the Mind), yang ia kemukakan dalam karyanya “Novum Organum” (1620). Berhala ini merupakan berbagai jenis distorsi dan prasangka yang dapat menghambat penelitian ilmiah yang objektif dan pemahaman tentang dunia. Bacon membedakan empat jenis berhala:
-
Berhala suku (Idols of the Tribe): Distorsi yang berkaitan dengan sifat manusia dan prasangka sosial. Berhala ini muncul akibat kecenderungan dan keterbatasan umum manusia.
-
Berhala gua (Idols of the Cave): Distorsi yang berkaitan dengan karakteristik dan prasangka pribadi setiap individu.
-
Berhala pasar (Idols of the Market): Distorsi yang muncul akibat penggunaan bahasa dan komunikasi yang tidak tepat. Distorsi ini dapat timbul karena ambiguitas kata dan istilah, sehingga menyebabkan kesalahpahaman dan kekeliruan dalam memahami sesuatu.
-
Berhala teater (Idols of the Theater): Distorsi yang berkaitan dengan gagasan dan teori dogmatis yang dapat memengaruhi penelitian ilmiah dan kesimpulannya. Berhala ini dapat berkaitan dengan gagasan atau doktrin filsafat yang keliru.
Gagasan Bacon tentang “berhala pikiran” menekankan pentingnya pemikiran kritis, analisis terhadap bias, dan penghapusan kemungkinan distorsi dalam proses penelitian ilmiah.