Makiavelianisme
Makiavelianisme adalah sindrom kepribadian yang ditandai oleh komponen-komponen berikut:
-
Keyakinan (sikap): Orang dengan keyakinan Makiavelian percaya bahwa manipulasi dan taktik penipuan dapat, bahkan perlu, digunakan saat berinteraksi dengan orang lain. Mereka cenderung menganggap manipulasi dan strategi untuk memengaruhi orang lain sebagai cara yang efektif untuk mencapai tujuan mereka.
-
Keterampilan manipulasi: Individu Makiavelian memiliki keterampilan manipulasi tertentu, termasuk kemampuan membujuk orang lain, memahami motif dan tujuan mereka, serta menggunakan informasi tersebut demi kepentingan pribadi.
Nama Makiavelianisme berasal dari Niccolò Machiavelli, filsuf dan ahli teori politik Italia yang menulis risalah Il Principe (“Sang Penguasa”). Karyanya dianggap sebagai salah satu karya dasar mengenai manipulasi politik dan kekuasaan. Istilah “Makiavelianisme” digunakan dalam psikologi dan sosiologi modern untuk menggambarkan ciri-ciri kepribadian dan gaya interaksi tertentu dengan orang lain.
Individu dengan tingkat Makiavelianisme yang tinggi mungkin lebih cenderung berpikir strategis, tetapi juga dapat menunjukkan perilaku egoistis dan kurang berempati terhadap perasaan serta kebutuhan orang lain. Makiavelianisme dapat menjadi sifat positif maupun negatif, bergantung pada cara dan situasi penggunaannya.