Ke kamus

Prasangka

Prasangka (prejudice) adalah sikap negatif atau tidak kritis, keyakinan yang menetap, atau stereotip seseorang terhadap orang lain atau kelompok berdasarkan keanggotaan mereka dalam kategori tertentu, seperti ras, etnis, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, disabilitas, dan karakteristik lainnya.

Karakteristik prasangka:

  1. Stereotip: Prasangka dapat berkaitan dengan stereotip yang menetap tentang anggota kelompok tertentu. Stereotip ini sering kali merupakan gambaran yang disederhanakan dan dilebih-lebihkan.

  2. Diskriminasi: Prasangka dapat menyebabkan diskriminasi, yaitu tindakan atau perilaku negatif terhadap orang atau kelompok berdasarkan keanggotaan mereka dalam kategori tertentu.

  3. Kelompok dalam dan kelompok luar: Prasangka sering muncul dalam konteks pembagian orang menjadi “kelompok kita” (kelompok dalam) dan “kelompok lain” (kelompok luar). Kelompok dalam adalah kelompok yang dianggap seseorang sebagai kelompoknya sendiri, sedangkan kelompok luar adalah kelompok yang tidak diikuti orang tersebut.

  4. Muatan emosional: Prasangka dapat disertai emosi negatif, seperti kebencian, ketakutan, atau penghinaan.

  5. Konteks sosiokultural: Prasangka dapat terbentuk dan dipertahankan oleh faktor-faktor sosiokultural, seperti sikap budaya, representasi di media, retorika politik, dan pengaruh lainnya.